
“Gak ada yang berani mempekerjakan saya dengan kondisi seperti ini,” ucap Mbah Asrofi (61), lansia yang hidup sebatang kara dan setiap hari berjuang mencari pekerjaan demi bertahan hidup.

Tubuhnya dipenuhi daging tumbuh yang tidak bisa pulih, bahkan terus bertambah banyak seiring waktu. Meski tidak terasa sakit, kondisi tersebut membuat banyak orang takut dan menjauhinya.
Seumur hidupnya, Mbah Asrofi belum pernah memiliki pekerjaan tetap. Setiap hari ia menawarkan tenaga dan jasanya untuk pekerjaan apa pun demi mendapatkan uang. Sesekali, ada tetangga yang meminta bantuannya untuk menjadi buruh tani saat kekurangan tenaga dengan upah Rp50.000 per hari, namun pekerjaan itu sangat jarang datang.

Lebih sering, Mbah Asrofi hanya menerima rasa kasihan tanpa diberi pekerjaan. Kata “seram” menjadi ucapan yang paling sering ia dengar dari orang-orang di sekitarnya. Karena tak punya pilihan lain untuk bertahan hidup, terkadang ia terpaksa meminta-minta di depan swalayan demi bisa mengganjal lapar setiap harinya.
Untuk makan sehari-hari pun, Mbah Asrofi bergantung dari makanan pemberian tetangga atau orang sekitar. Bahkan, makanan tersebut sering disisihkan agar bisa dimakan selama beberapa hari. Kondisinya yang hidup sendiri membuat Mbah Asrofi harus bertahan dengan segala keterbatasan di usia senjanya.
Jangankan memiliki pekerjaan dan kehidupan layak, pasangan pun belum pernah ia miliki. Sejak kedua orang tuanya meninggal dunia, Mbah Asrofi benar-benar hidup sendirian. Tempat tinggalnya pun sangat memprihatinkan, hanya berdinding triplek, masih berlantai tanah, dan hampir tanpa perabotan untuk beristirahat dengan layak.
#OrangBaik, bantuan yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk renovasi tempat tinggal Mbah Asrofi seperti pembuatan lantai, memenuhi kebutuhan perabot sederhana seperti matras, serta membantu biaya hidup sehari-hari maupun modal usaha agar Mbah Asrofi bisa terus bertahan hidup.
Yuk, bantu Mbah Asrofi agar tidak berjuang sendirian dengan cara:
1. Klik tombol "DONASI SEKARANG";
2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan;
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY/Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit;
4. Dapat laporan via email.
Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.