ImageBantu Mbah Suti Bertahan Hidup di Tengah Hutan!...
Image

Bantu Mbah Suti Bertahan Hidup di Tengah Hutan!

Rp 36.178.140 terkumpul dari Rp 116.650.000
574 Donasi 5 bulan, 3 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

"Saya lapar, cuma punya nasi basi ini," lirih Mbah Suti (73), seorang lansia yang tinggal sebatang kara di rumah tua peninggalan orang tuanya, jauh di tengah hutan. 

Sudah lebih dari 15 tahun, nenek malang ini hidup bergantung pada ember plastik kecil yang digunakannya sebagai alat bantu jalan. Sejak terjatuh belasan tahun lalu, ia hampir lumpuh—kakinya melemah dan perlahan-lahan kehilangan fungsinya. Berjalan sejauh tiga meter saja tanpa bantuan sudah menjadi pencapaian terbesarnya.

Dulu, Mbah Suti bekerja sebagai buruh tani harian. Namun sejak tubuhnya melemah, ia tidak lagi sanggup bekerja. Untuk bertahan hidup, ia mengandalkan hasil hutan, mencari daun ubi, pisang liar, atau umbi-umbian yang masih bisa dimakan. Semua itu ia kumpulkan sedikit demi sedikit sambil menyeret kakinya, berpegangan pada ember kecil yang selalu menemaninya melintasi tanah hutan.

Karena hidup sendiri tanpa keluarga yang membantu, Mbah Suti kerap disangka orang "nenek tak waras" oleh warga yang sesekali melihatnya. 

Padahal, ia hanyalah seorang nenek renta yang berjuang seorang diri di tengah keterbatasan. Ia belum pernah menikah, dan saudara-saudaranya tinggal di kota lain tanpa pernah memberi kabar, apalagi bantuan.

Air bersih pun jadi kemewahan baginya. Karena tak mampu membayar tagihan, aliran air ke rumahnya sering diputus. Untuk minum, ia menampung air hujan seadanya. Bantuan desa berupa beras 10 kg tiap tiga bulan dihemat sebaik mungkin, hingga basi pun tetap dimakan, karena itu satu-satunya yang ia punya.

Sesak di dada dan pusing yang sering datang tak pernah ia obati. Bukan karena tak ingin, tapi karena tak mampu. Tak ada biaya untuk berobat. Jadi biasanya, ia hanya memaksakan diri tidur, berharap rasa sakitnya reda esok hari.

Di usia senjanya, Mbah Suti hidup dalam keheningan dan keterbatasan, berjuang tanpa siapa pun di sisinya—dengan sisa tenaga, seember plastik, dan harapan yang terus ia jaga.

Mari bersama-sama ulurkan tangan untuk membantu Mbah Suti bertahan hidup dengan kondisinya yang serba terbatas di usia senjanya. 

  • March, 9 2026

    Campaign is published

Orang Baik37 menit yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 29.500
Orang Baik39 menit yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 51.244
Fulan6 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 104.500
Orang Baik8 jam yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 104.500
Adi1 hari yang lalu
Berdonasi sebesar Rp 102.488

Doa-doa orang baik (176)

Fulan6 jam yang lalu
Semoga bermanfaat zakat ini
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Adi1 hari yang lalu
Nek semoga membantu ya walaupun sedikit sehat” ya nek
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah8 hari yang lalu
Semoga Mbah selalu diberikan kesehatan dan rezeki berlimpah Amin,Semoga Allah limpahkan rahmat kekedua orang tua saya,Allah ampuni dosanya Aminnn ya Allah
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Hamba Allah8 hari yang lalu
smg sedekah subuh ini dpt membuat mbah nya bertahan hidup lbh lama lg dgn hidup yang lebih baik! dan smg Allah sll melancarkan rezeki hamba utk sll berbagi
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Inez tri8 hari yang lalu
Ya Allah mampukan hamba punya rumah nyaman di dunia ini u/ anak-anak hamba.
Image
Aaminn-kan doa ini
+1
Bagikan melalui:
✕ Close